Halo guys balik lagi nihh sama aku! Jadi seperti yang sudah kalian lihat di judul, aku bakalan kasih tau cara menyimpan daging kurban yang benar agar daging yang kalian simpan itu menjadi awet dan tetap segar!

Sebelum kita membahas tentang cara tersebut, yukk kita simak dulu penjelasan di bawah ini!

Kamu pasti sudah tau jika kamu mengonsumsi suatu makanan pasti kamu akan mendapatkan berbagai macam manfaat yang terkandung di dalam makanan tersebut.

Salah satu nya yaitu dengan mengonsumsi daging sapi, maka kamu pasti akan mendapatkan banyak sekali manfaatnya. Lalu apa aja sih manfaat yang didapat jika mengonsumsi daging sapi? Yukk cari tahu!

Manfaat Mengonsumsi Daging Sapi Bagi Kesehatan :

Diabetes dan Anemia

Diabetes

Manfaat dari daging sapi yang pertama adalah bisa untuk menurunkan risiko terkena diabetes. Manfaat yang satu ini berasal dari fungsinya yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

Fungsi tersebut berasal dari kandungan asam linoleat terkonjugsi pada daging sapi. Asam ini dapat membantu meningkatkan sansitivitas insulin pada tubuh dan juga terdapat kandungn L-carnitine di dalamnya.

Menurut penelitia yang dilakukan, asupan L-carnitine ini dapat membantu memperbaiki kadar glukosa. Termasuk profil kolesterol keseluruhan pada pasien yang terkena diabetes tipe 2.

Anemia

Masalah anemis yang biasanya dikeluhkan oleh wanita pun bisa ditangani dengan manfaat yang terkandung dalam daging sapi untuk kesehatan tubuh kita.

Anemia terjadi ketika terjadi penurunan jumlah sel darah merah. Kemudian dapat juga terjadi akibat berkurangnya kemampuan darah dalam membawa oksigen.

Kekurangan zat besi adalah salah satu penyebabyang paling umum dari terjadinya anemia. Penderita anemi ini akan mengalami kelelahan dan kelemahan pada tubuh.

Nahh, daging sapi ini merupakan sumber zat besi yang sangat kaya. Maka dari itu daging sapi sangatlah efektif untuk meningkatkan produksi hemoglobin darah.

Daging sapi adalah sumber yang sangat kaya akan zat besi, terutama bentuk zat besi heme. Tubuhmu dapat menyerap zat besi heme jauh lebih efisien dari pada zat besi non-heme, yaitu jenis zat besi yang berada dalam makanan nabati.

Otot dan Jantung

Massa Otot

Manfaat daging untuk kesahatan ini juga dapat diandalkan untuk meingkatkan mass otot. Hal ini disebabkan karena protein yang terkandung didalam daging sapi cukup banyak. Maka tak heran jika daging sapi cocok untuk otot.

Protein nutrisi yang digunakan oleh tubuh yaitu dapat digunakan untuk memperbaiki dan membuat tulang, kulit, dan tulang rawan.

Kebutuhan protein yang cukup bagi tubuh akan membantu membangun dan mempertahankan massa otot tanpa lemak.

Dari semua makronnutrien, protein merupakan yang paling mengenyangkan, dan hal itu akan mencegah makan secara berlebih.

Daging sapi dikemas dengan asam amino yang berfungsi untuk menunjang kesehatan, dan dapat menjadi salah satu sumber protein terbesar dalam makanan manusia.

Jantung

Memiliki jantung yang sehat pastinya adalah impian semua manusia. Impian ini dapat kamu wujudkan dengan mengosumsi daging sapi karena manfaat yang terkandung di dalamnya.

Meski ada beberapa yang mengatakan bahwa daging sapi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Hanya saja, risiko ini berasal dari kandungan lemak jenuh yang ada didalamnya.

Meski begitu, vitamin B kompleks dan antioksidan yang terkandung didalamnya dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Jadi, lebih bijaksanalah saat kamu mengonsumsi daging sapi.

Dari pada kelamaan, yukk kita simak cara menyimpan daging kurban di kulkas yang benar!

Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Agar Awet :

1. Jangan Mencuci Daging Sebelum di Simpan

Jika kita mencuci daging yang akan di simpan, maka justru hal tersebut akan membuat kualitas daging menjadi rusak. Maka dari itu, jangan mencuci daging saat akan di simpan di dalam freezer.

Usahakan daging yang akan kamu simpan berada dalam keadaan yang masih segar setelah di potong. Karena daging yang sudah terkena air sangat rentan akan terserang bakteri apabila tidak cepat-cepat di olah menjadi menu makanan.

Tetapi lain hal nya jika kamu ingin langsung mengolahnya, maka kamu harus mencuci daging tersebut terlebih dahulu.

Maka dari itu jika kamu akan menyyimpan daging kurban dalam waktu yang tidak dapat ditentukan, maka kamu dapat memasukkan daging tersebut ke dalam wadah kemudian menyimpannya di dalam freezer.

2. Simpan di Dalam Freezer

Cara menyimpan daging kurban yang paling baik adalah dengan membekukannya. Potong-potong daging yang akan di simpan sesuai dengan takaran konsumsi harian kalian.

Jika sudah di potong, kamudian masukkan daging ke dalam wdah atau plastik yang kedap udara. Jika kalian akan menyimpannya di dalam plastik, maka pilihlah plastik yan berwarna putih atau bening untuk menyimpannya.

Menyimpan daging di dalam freezer juga dapat berpengaruh dalam menghambat pertumbuhan bakteri jahat yang akan berkembang pada daging.

3. Simpan Pada Suhu Sejuk Sebelum Dibekukan

Janganlah kalian langsung menyimpan daging segar ini ke dalam freezer. Setelah kamu menerima daging kurban dari panitia, maka disarankan untuk membiarkannya pada suhu ruang sekitar 3 sampai 4 jam sebelum dimasukkan ke dalam freezer.

Lalu untuk tetap menjaga cita rasa dari daging tersebut, maka kamu bisa membumbuinya terlebih dahulu sebelum di simpan. Cuci daging dengan benar, kemudian tambahkan garam, masala, dan cuka lalu masukkan ke dalam freezer.

Jangan lupa kemas daging dengan benar terlebih dahulu sebelum di simpan ke dalam freezer. Nahh jika step di atas sudah kamu lakukan dengan benar, maka daging siap untuk dimasukkan ke dalam freezer.

4. Tentukan Suhu Penyimpanan Pada Freezer

Apakah kalian tahu? Biasanya suhu yang tepat untuk menyimpan daging di dalam freezer adalah -1 hingga 1 derajat celcius. Jadi, sebisa mungkin usahakan untuk menyimpan daging pada suhu di atas.

Dan juga hindari menyimpan daging dengan suhu di atas 1 derajat celcius. Karena pada suhu tersebut dapat meningkatkan terjadinya pertumbuhan pada daging. Inilah salah satu penyebab dging menjadi cepat busuk.

5. Usahakan Untuk Menggunakan Pengemas Kedap Udara

Untuk menyimpan daging kurban di dalam freezer, disarankan untuk menggunakan pengemas yang kedap udara. Karena jika kamu menyimpannya menggunakan plastik kedap udara, maka daging kalian akan menjadi lebih tahan lama.

Maka kamu bisa nih menggunakan mesin vacuum sealer untuk memvacuum plastik yang akan kamu gunakan untuk menyimpan daging kurban.

Usahakan untuk tidak menggunakan plastik bawaan dari panitia kurban. Kemudian kamu juga bisa menyimpannya di dalam wadah. Dengan cara pisahkan daging sesuai dengan takaran konsumsi harian kamu, lalu masukkan ke dalam wadah yang berbeda-beda kemudian tutup hingga rapat.

Disarankan bagi kamu untuk memilih wadah makanan dengan food grade yang sudah pasti terjamin keamanan bahannya untuk menyimpan berbagai macam makanan seperti daging kurban.

Daging yang dimasukkan ke dalam wadah kemudian di simpan di dalam freezer dapat bertahan hingga satu tahun lama nya.

Selain itu, pembungkus daging yang paling ideal adalah dengan menggunakan plastik wrap. Hal ini karena plastik wrap dapat menyesuaikan bentuk-bentuk dari daging yang sudah di potng dan akan membuatnya menjadi lebih kedap udara.

Namun jika kamu ingin menggunakan plastik biasa, maka sebaiknya tiriskan terlebih dahulu kandungan air yang terdapat pada daging agar tidak terlalu banyak.

Nahh perlu diperhatikan bahwa jangan gunakan plastik dengan warna hitam untuk menyimpan daging. Selain akan menyulitkan kamu pada saat akan meihat jenis daging, bahan plastik hitam ini juga sangat tidak bagus sebagai wadah untuk menyimpan daging kurban.

6. Potong Sesuai Ukuran Takaran Harian

Alasan untuk memotong dan memisahkan daging dalam porsi yang kecil adalah untuk memudahkan kamu pada saat kamu ingin mengolahnya.

Menyimpan daging kurban dalam kondisi potongannya yang besar lalu membekukannya akan membutuhkan waktu yang sangat lama ketika akan dicairkan.

Lagi pula jika daging yang sudah cair kemudian dibekukan kembali, hal itu justru akan membuat kualitas daging menjadi menurun.

7. Cairkan Daging Kurban dalam Suhu Normal

Jika kamu sudah selesai menyimpan daging kurban dan akan mencairkannya, maka kamu harus tau nih cara mencairkan daging beku dengan baik dan benar.

Hal tersebut bertujuan agar daging yang dibekukan kembali tidak menjadi basi. Maka dari itu, untuk mencairkn daging yag sudah beku harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar.

Jika kamu ingin mencairkan dengan cara meletakkannya pada suhu ruang hingga mencair, hal ini justru merupakan cara yang sangat berbahaya.

Maka, metode yang paling tepat dan dapat diandalkan adalah dengan memasukkan daging ke dalam lemari es bagian bawah setelah mengeluarkannya dari dalam freezer. Jika hal ini dilakukan, maka akan mencegah pertumbuhan bakteri pada daging.

Tetapi hal ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Maka dari itu, jika kamu ingin langsung mengolahnya maka kamu bisa menggunakan bak air dingin.

Rendam daging tersebut ke dalam wadah yang sudah berisikan air kran yang dingin, kemudian ganti air tersebut secara berkala sesuai dengan suhu kamar.

Ingatt! Jangan cairkan daging beku dengan menggunakan air panas.

Itu dia cara menyimpan daging kurban di dalam kulkas yang baik dan benar. Semoga penjelasan pada artikel di atas dapat bermanfaat bagi kalian semua!

Jangan lupa diterapkan yaa apabila kamu akan menyimpan daging kurban.

Terima kasih dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya!