Latihan guna Membantu Anak Disleksia Membaca dan Menulis

Membaca dan mencatat adalah bagian dari pekerjaan belajar di sekolah. Si kecil sebetulnya anak yang cerdas. Namun, ternyata dia mengalami kendala dalam dua urusan ini. Ada bisa jadi besar dia merasakan disleksia. Namun, tidak sedikit cara untuk menolong anak disleksia menanggulangi masalahnya.

Sebelumnya, apa tersebut disleksia? Disleksia ialah gangguan belajar yang diakibatkan oleh perbedaan teknik kerja benak dalam mengubah informasi. Meskipun sampai kini belum 100 persen jelas penyebabnya, ada sejumlah kasus di mana disleksia bisa diwariskan secara genetik. Misalnya: andai ayah atau ibunya disleksia, maka bisa jadi besar di antara anak mereka pun mengalami disleksia.

Salah satu karakteristik anak dengan disleksia ialah membaca dan menulis sejumlah huruf secara terbalik. Misalnya: huruf ‘b’ ternyata tampak menjadi ‘d’ di mata mereka. Jika diagnosis berpengalaman menunjukkan bahwa anak disleksia, tidak boleh putus asa. Inilah tujuh (7) pelajaran untuk menolong anak disleksia menyimak dan menulis:

Ajarkan secara mendetail

Untuk menolong anak disleksia, mohon anak memilih satu kata dalam kitab cerita secara acak. Misalnya: “kucing”. Bacakan dengan lantang dan mohon anak mengikuti. Setelah itu, mohon anak untuk melafalkan huruf-hurufnya. Setelah itu, mintalah anak untuk memisahkan huruf vokal dengan konsonan.

Metode pasir atau krim
Sekarang tidak sedikit pasir berwarna yang lucu-lucu. (Alternatifnya, pakai krim cukur). Di atas nampan khusus, taburkan pasir atau krim. Mintalah anak untuk mencatat kata “kucing” tadi dengan jari. Sambil menulis, mintalah anak untuk melafalkan tiap hurufnya dengan jelas. Setelah selesai, mintalah anak untuk menyampaikan kata itu. https://www.studybahasainggris.com/

Sebagai pembeda, Anda dapat menggunakan pasir warna merah dan biru. Misalnya: supaya anak tidak tertukar antara huruf b dengan d.

Metode ‘air-writing’ atau mencatat di udara
Metode untuk menolong anak disleksia ini serupa dengan cara sebelumnya. Bedanya, anak menulis di angkasa dengan membayangkan format huruf-hurufnya. Cara ini bisa memperkuat “memori otot” mereka.

Gunakan balok huruf
Balok-balok huruf berwarna-warni pun dapat menolong anak disleksia. Sama laksana metode pasir atau krim, teknik ini memperkuat kenangan visual mereka. Gunakan warna bertolak belakang untuk huruf-huruf vokal dengan konsonan. Setiap kali merangkai balok-balok huruf untuk menyusun satu kata, mintalah anak guna mengeja.

Setelah selesai, mintalah anak untuk menyampaikan kata itu dengan jelas.

Banyak teknik untuk menolong anak disleksia. Setiap anak mempunyai bakat dan kepintaran masing-masing. Dengan sokongan dan kesabaran orang tua (serta guru di sekolah), anak dapat menyimak dan mencatat dengan lancar. Bahkan, anak juga dapat mulai menyenangi dua pekerjaan tersebut di sekolah.

Sumber : https://www.bahasainggris.co.id/