Ketersediaan lahan makam di Jakarta semakin menyempit termasuk juga di semua TPU di Jakarta Utara.

Dari 9 total TPU yang ada di Jakarta Utara, hampir semuanya sudah tidak ada lagi lahan kosong untuk dijadikan makam ketika ada warga meninggal.

TPU yang ada di Jakarta Utara berjumlah 9, namun 8 TPU hanyalah tempat pemakaman kecil yang luasnya tidak ada satu hektar.

Pemakaman Budi Dharma Semper Terluas di Jakarta Utara

Di Jakarta Utara, hanya ada TPU Budi Dharma Semper yang memiliki lahan area pemakaman begitu luas.

Total luasnya mencapai lebih dari 50 hektar.

Mengingat satu wilayah hanya ada satu TPU besar, tentunya sangat tidak ideal.

8 TPU di Jakarta Utara sisanya bahkan kini sudah penuh dan kondisinya pun sudah tidak bisa diperluas.

Bahkan, ada pula area pemakaman yang benar-benar berada ditengah pemukiman penduduk seperti yang ada di Kapuk.

Tentu, untuk bisa menambah lahan pemakaman tidaklah mungkin dilakukan.

Penataan pun tidak membuat lahan kosong menjadi tersedia.

Warga jakarta Utara yang berkantong tebal mulai membeli makam di luar jakarta seperti makam Sandiegohills karawang

Warga Jakarta Utara yang berduka kehilangan anggota keluarganya akan semakin sedih mengingat semakin susah mencari tempat peristirahatan terakhir.

Menarik untuk melihat TPU di Jakarta Utara dari berbagai sisi.

Dari beberapa pemberitaan yang ada, tidak ada kabar menggembirakan untuk warga Jakarta Utara terkait ketersediaan pemakaman umum.

Justru, sejumlah kabar kurang mengenakan hadir dari tempat pemakaman umum yang ada di Jakarta Utara.

Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan lengkapnya:

Sistem Tumpang

Bagi warga Jakarta Utara yang butuh lahan untuk memakamkan keluarganya, nampaknya harus rela makam sistem tumpang.

Sistem ini memiliki arti menambahkan jenazah pada makam yang sudah terisi.

Cara ini satu-satunya cara yang bisa diambil jika suatu TPU sudah tidak bisa lagi menyediakan lahan kosong dan warga tidak ingin memakamkan ke luar daerah.

Namun, tentu juga ada syarat untuk bisa memakamkan jenazah dengan sistem tumpang.

Cara ini hanya bisa dilakukan jika ada hubungan keluarga antara orang yang baru meninggal dengan makam lama yang akan ditumpangi.

Menunggu lahan kosong baru

Sedikit harapan muncul dari pemerintah daerah khususnya dari dinas pemakaman dan pertamanan.

Lahan kosong masih mungkin tersedia dengan dua cara.

Bukan dengan penyediaan TPU baru yang ada di Jakarta Utara, melainkan adanya lahan makam baru dengan terus dicari makam palsu yang telah dibangun.

Ya, adanya makam palsu atau lebih dikenal dengan makam fiktif ini bisa menjadi lahan makam baru lantaran ketika ada makam fiktif akan dibongkar dan digunakan untuk warga lain yang membutuhkan.

Ada pula harapan tersedianya lahan makam dari makam-makam yang sudah tidak tidak diperpanjang masa izinnya.

Jika pihak keluarga tidak memperpanjang izin lahan makam yang memiliki durasi 3 tahun, maka makan tersebut bisa diberikan kepada orang lain.

Masalah Banjir

Tahun 2014 menjadi momen yang menyedihkan bagi warga Jakarta Utara yang memiliki keluarga yang dimakamkan di Budi Dharma akibat banjir besar di area TPU.

Meski sudah berlalu dan sudah dicari solusinya, namun sejumlah TPU  tetap berpotensi terus terendam banjir ketika hujan deras datang.

Hal ini mengingat geografis Jakarta Utara yang berada dekat laut dan tentu menjadi muara banyak sungai.

Jika sungai Jakarta tidak dijaga dengan baik, maka setiap hujan deras makam-makam di TPU Jakarta Utara akan terus terendam.

Pungli

Pungutan liar juga terus ditemukan disejumlah TPU di Jakarta Utara.

Pungutan liar ini bisa berupa mahalnya sewa makam dan jasa gali tutup mak