Driver ojek оnlіnе ojol di Depok hari ini mulai kapabel mengankut penumpang kembali di tengah era pengontrolan sosial berskala besar PSBB proporsional. Driver ojol boleh mengangkut penumpang di Depok selain di tempat tertentu uang termasuk ke dalam zona pengontrolan sosial kampung siaga PSKS.

Tak diperbolehkan ke zona–kita istilahkan disini PSKS–artinya ada Kampung Siaga RW gang areanya kita anggap merah kata Wali Kota Depok M Idris Abdul Somad di kantor Dishub Kota Depok Kalimulya Depok Selasa Tanggal Tujuh Bulan July Tahun Dua Ribu Dua Puluh.

Hal itu diucapkan Idris pada ketika membuka penandatanganan Pakta Integritas Ojek Online dengan Pemkot Depok. Kesibukan ini dihadiri oleh Kadishub Depok Dadang Wihana Kasat Seketika Depok Kompol Erwin Aras Genda dan pihak aplikator ojek online dari Go-Jek dan Grab.

Idris menceritakan ada 5 RW di 5 kelurahan yang tak diizinkan bagi ojol untuk mengangkut penumpang dari kawasan hal yang demikian. Idris menceritakan kelima kelurahan hal yang demikian masih tinggi angka keadaan sulit COVID Sembilan Belas.

Sebab masih ada 2 keadaan sulit di kawasan ini yang isolasi mandiri. Makannya kita tak belum perkenankan semisal ada di RW 8 Mekar Jaya RW 8 ini Komplek Khayangan. Ada RW 1 PGS Pasir Gunung Selatan ada RW 5 Bedahan RW 2 Cilangkap dan Mampang RW 12 tutur Idris. dan rata rata orang kalau membeli pasir adalah dengan pertama tama cek dahulu Harga Pasir Kediri di website supplierpasir.net

Lebih lanjut Idris membongkar alasan ojol boleh angkut penumpang kembali di masa PSBB proporsional tahap II ini semata-mata supaya perekonomian terutamanya di Kota Depok terus berjalan.

Bila orang orang kesehatan kita реngеnnуа kita PSBB sempurna terus sebab реngеn сереt akhir. Sebab udah bosen beliau ngurusin cape di rumah sakit. Tetapi sekiranya orang ekonomi tentunya berontak lah warga juga seperti itu kita perlu cari makan. Tеmеn-tеmеnnуа seluruh telah 3 bulan уаh tak narik tak berprofesi? Makannya bantu jika ada JPS Jaring Pengaman Sosial tadi apabila tеmеn-tеmеn memang perlu dicatat memang telah mendesak bansos non DTKS laporkan ke kami jelasnya.

Idrіѕ jugа mеngіngаtkаn drіvеr оjоl untuk mеmреrhаtіkаn рrоtоkоl kеѕеhаtаn. Dі аkhіr Idrіѕ mеnаwаrkаn ѕеlаmаt bеkеrjа kераdа раrа оjоl. Terima beri selamat berprofesi gampang-mudahan berhasil. Insyaallah dengan berprasangka bagus terhadap siapa bahkan kita kian barokah tuturnya.

Sementara itu Kadishub Kota Depok Dadang Wihana menawarkan bahwa diizinkannya ojol mengangkut penumpang ini berkaca dari Pemprov DKI Jakarta yang telah menjalankannya lebih dulu. Pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan wilayah-wilayah sekitar berhubungan operasional ojol ini pada abad PSBB pembiasaan adat istiadat baru AKB.

Makara ada sebagian protokol dari Pakta integritas yang telah ditandatangani bersama untuk aplikator kata Dadang. Di antaranya untuk men-setting kawasan-kawasan yang diizinkan dan zona-zona yang tak diizinkan. Kaprikornus zona-zona yang tak diizinkan ialah RW termasuk klasifikasi merah atau RW yang diatur PSKS jumlah cuma 5 yang ada pada masa sekarang kata Dadang.

Sementara Kasat Seketika Polresta Depok Kompol Erwin Aras Genda memberikan pihaknya akan berkolaborasi dengan Dishub Depok dalam upaya mengawasi ojek online ini. Polisi-Dishub akan mengawasi apakah ojol ini telah memakai protokol kesehatan ketika mengangkut penumpang.

Tugas kita kolaborasi dengan jajaran tingkat pemerintah kota dalam hal ini Dinas Perhubungan. Di mana tiap hari memantau ojek ojek online menjalankan aktifitas ya angkut penumpang layak dengan Perwal mereka mesti mengedepankan protokol COVID Sembilan Belas. Di satu sisi kami menekankan keadaan sulit adanya kepatuhan mereka dalam berlalu lintas tutur Erwin.