Review Aesthetix Janus Signature Atlas Stereo Signature

Sewa Sound System Jakarta – Mungkin sebuah kejutan bagi kebanyakan pembaca majalah ini begitu mengetahui ternyata ada kombinasi preamppower amp yang mematok banderol hampir Rp400 juta. Kombinasi seperti ini bisa hadir dalam semua bentuk dan ukuran dengan output power bervariasi mulai dari yang hanya satu digit sampai ke kilowatts. Kami telah mendengar bagaimana performa kombinasi seperti ini, dan menurut kami, kombinasi prepower Aesthetix ini merupakan salah satu yang terbaik. Kami sedang mengulas versi Signature untuk masing-masing produk. Setelah melakukan sejumlah upgrade, harganya jadi lebih tinggi.

Tapi uang tambahan yang Anda keluarkan dipakai untuk meningkatkan kualitas komponen yang dipakai Janus preamp, dan hasilnya adalah suara yang lebih detail dan transparan. Sejatinya, preamppower amp versi standar adalah kombinasi yang hebat, akan tetapi jika kondisi keuangan Anda memang memungkinkan untuk membeli versi upgrade maka versi Signature memiliki kelebihan ekstra. Meskipun kami memuji habis bakat yang dimiliki kombo JanusAtlas tapi keluhan terbesar kami ada pada remote control. Meskipun bekerja sesuai fungsinya tapi menurut kami kurang mentereng untuk menemani produk dengan banderol harga seperti ini.

Teknologi lawas tapi berbeda Coba Anda cermati daftar spesifikasi dan yang ditawarkan preamp Janus Signature seolah mewakili teknologi tempoe doeloe unit ini menggunakan sirkuit berbasiskan katup dan masih mengikutkan phono stage sementara sebagian besar rivalnya sudah menggunakan line-level. Tapi Aesthetix mengeksekusi desain seperti ini dengan cara yang menarik. Yang menarik perhatian kami adalah fl eksibilitas phono stage yang dipakai Janus. Manfaat sirkuit ini adalah bisa disetel dari 40dB sampai 75dB, artinya phono stage siap bermitra dengan cartridge moving-magnet atau moving-coil. Jika Anda tidak memiliki player rekaman, Aesthetix menyediakan versi linelevel dari Janus dengan nama Calypso.

Selain phono stage Janus masih banyak tersedia input dan output line-level, baik dalam variasi single-ended maupun balanced. Cermat pada aspek konstruksi Lepaskan tutup preamp – hal yang mudah dikerjakan karena dipasang dengan menggunakan strip Velcro – dan Anda akan disambut konstruksi tanpa cela sedikitpun. Sirkuit yang digerakkan oleh katup merupakan sirkuit dual-mono dengan keseimbangan penuh, tujuannya untuk memaksimalkan konsistensi antar chanel dan menjaga tingkat noise tetap rendah. Sentuhan menarik lainnya pada desain termasuk sirkuit yang secara keseluruhan terbebas dari feedback dan menggunakan volume control berjenjang dari resistor diskret ketimbang desain konvensional yang menggunakan potentiometer.

Semua ini dimaksudkan untuk meningkatkan dinamika dan mengoptimalkan resolusi. Power amp Atlas Signature adalah sosok yang mengerikan. Postur tubuhnya relatif compact dibandingkan versi standar, tapi memiliki bobot tak kurang dari 32kg. Yang mengesankan, output power sebesar 200Watt per channel akan menjadi 2x lebih besar pada impedansi 4 ohms – power sebesar ini cukup untuk menggerakkan speaker apapun pada tingkat memadai, bahkan dalam ruangan besar sekalipun. Pada bagian dalam, semua dirakit dengan apik dan sirkuit dikelola dengan cermat untuk mengurangi interferensi.

Atlas menggunakan desain hybrid yang menggabungkan stage input katup ke seksi output yang berbasiskan transistor. Sama halnya seperti pada preamp, Aesthetix telah merancang power amp mereka dengan menggunakan sirkuit dengan keseimbangan sepenuhnya. Pada panel kontrol depan Anda bisa menemukan banyak hal ketimbang yang diharapkan dari sosok power amp stereo, disediakan input yang dihubungkan ke crossover built-in. Rentang kerja dari filter adalah 40-200Hz dan dimaksukan untuk digunakan pada sistem stereo dengan subwoofer atau speaker yang dilengkapi driver bass. Sesuatu yang tidak lumrah tapi menunjukkan sebuah sentuhan apik lainnya yang dilakukan Aesthetix.