Film Martabak Bangka akan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada tanggal 19 September mendatang. Film ini mengangkat tema cerita tentang kuliner pulau Bangka. Kisah yang diceritakan seputar kisah cinta dari Koh Acun sang penemu resep martabak Bangka yang terkenal.

Film ini diperankan oleh Ramon Tungka, Ario Astungkoro, Abah Yusef, Samira Risky, Gabriella Desta, Anyun, dan bintang- bintang lainnya dan diproduseri oleh Eman Pradipta. Film ini diproduksi oleh PT BERSAHAJA dengan durasi lama tayangnya 115 menit dan menceritakan sosok anak muda bimbingan koh Acun dalam bisnis martabak bangkanya.

Cerita film ini banyak didominasi oleh tokoh Jaya, yang dipercaya dan diwarisi resep rahasia martabak koh Acun. Setelah koh Acun meninggal dunia, Jaya kemudian ingin mencari tahu asal dan keluarga koh Acun di pulau Bangka. Dia berangkat dengan hanya bermodalkan foto koh Acun. Jaya ingin meminta ijin kepada keluarganya untuk meneruskan resep martabak Bangka koh Acun. Selain itu, dia juga ingin abu mayat koh Acun mendapat penghormatan yang lebih layak.

Namun dari keinginan baik Jaya, pacarnya yang bernama Laras menolak itu dan ingin Jaya agar mengambil harta warisan koh Acun. Jaya pun menolak karena dia sangat menghormati sosok koh Acun. Jaya tetap bertekad untuk berangkat. Dia ditemani seorang teman bernama Asep untuk berkeliling di pulau Bangka dari kota ke kota untuk mencari keluarga koh Acun.

Dalam perjalanannya, mereka bertemu sosok Tedjo. Tedjo adalah salah satu keluarga koh Acun, lebih tepatnya adalah adik dari koh Acun. Jaya tidak mengira respon Tedjo adalah menolak menerima semua warisan serta abu kakaknya. Jaya terus meyakinkan Tedjo agar abu jenazah koh Acun mendapatkan penghormatan. Jaya terus merayu dan meyakinkan Tedjo, sampai dia mengetahui kisah percintaan masa lalu koh Acun yan penuh kesedihan.

Film ini akan banyak mengambil gambar tentang keindahan pulau Bangka dengan pemandangan yang asri. Tempat yang lebih banyak ter- eksplore nantinya adalah di kabupaten Bangka. Kisah film ini diambil dari martabak Bangka yang memang sesuai namanya berkaitan dengan kue khas masyarakat pulau Bangka.

Sepotong martabak mengisahkan banyak cerita, kenangan dan cinta yang disuguhkan dengan epic. Selain pemain inti diatas, Gubernur Bangka Belitung yakni Erzaldi Rosman Djohan juga ikut bermain di film. Harapannya agar masyarakat luas lebih mengenal martabak Bangka dan Bangka Belitung melalui dibuatnya film ini.