Top Up OVO Langsung Dipotong Lewat Saldo– Saat ini OVO menjadi salah satu dompet digital yang paling banyak digunakan di Indonesia. Segala transaksi sekarang memiliki metode pembayaran OVO di mall, supermarket, toko dan cafe-cafe.

Tentunya, puluhan juta pengguna OVO itu mereka raih dengan berbagai cara yang mampu memikat banyak hati orang. Salah satu promo yang paling sering diberikan OVO yakni cashback besar dan potongan diskon.

Dua cara tersebut terbukti ampuh untuk meningkatkan pengguna baru OVO dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Karena banyak yang menggunakan, OVO terus melakukan berbagai perubahan termasuk dari segi layanan. Mereka terus meningkatkan pelayanan dan fitur yang ada pada aplikasi OVO.

Terbaru, OVO menginformasikan bahwa setiap melakukan top up OVO, kalian tak akan dikenakan biaya admin tambahan lagi. Namun biaya admin akan langsung di potong melalui OVO Cash.

Contoh, kita top up OVO BCA, untuk melakukan pengisian saldo OVO lewat BCA maka akan dikenakan biaya admin Rp 1.000. Nah biasanya total pembayaran yang harus kita keluarkan adalah Rp 101.000 untuk mendapatkan saldo Rp 100.000.

Untuk sekarang, kita tak akan dikenakan biaya Rp 1.000 di total pembayaran. Namun saldo OVO Rp 100.000 yang kalian isi akan berkurang sebesar Rp 1.000 menjadi Rp 99.000.

Ini merupakan kebijakan terbaru dari OVO yang akan berlaku mulai awal Juli 2021. Untuk itu harap ingat kebijakan terbaru ini dan jangan kaget jika kalian mengisi saldo Rp 50.000 yang masuk hanya Rp 49.000 saja.

Terlepas dari kebijakan ini, sebenarnya tak ada perubahan dalam biaya admin. Hanya saja sistem pembayaran biaya admin yang dirubah. Selain itu, tidak ada biaya apapun dalam melakukan top up OVO menggunakan Bank atau merchant lain.

Jadi jika kalian menemukan biaya tambahan lain ketika melakukan pengisian saldo, maka itu bisa jadi merupakan penipuan ataupun pemerasan.

Silahkan gunakan metode yang diberikan oleh OVO untuk melakukan pengisian saldo secara aman dan terjamin.